“Loh Ind kok kayak bu Layla ya…?!!!”

itu komentar pertama keluarga waktu liat si Welas dalam “Suami-Suami takut Istri” di Trans TV. ya memang teman saya yang satu itu mirip-mirip welas lah…bukan wajahnya tapi badannya yang kecil, kurus hehe walhasil walaupun sudah punya anak 2 tetap saja murid-murid banyak yang menyangka bu Layla guru yang masih GADIS, belum menikah…sedangkan saya yang waktu itu masih belum menikah saja dibilang “Bu indah anaknya sudah berapa” walah-walah emang badan saya khas ibu-ibu, he tambun gitu…

Guru yang satu ini, selain enak banget diajak diskusi masalah pekerjaan, juga teman menimba ilmu tentang keluarga yang asyik, bu Layla ini teman yang selalu saja mengiming-imingi saya dengan kemesraan dia dengan suami sehingga saya jadi kebelet punya suami dan punya anak, hahaha. selain itu bu Layla ini idealis banget kalau menyangkut didik mendidik siswa, walaupun tampang krempang dan klemar-klemer gitu ibu 2 anak ini disiplinnya minta ampun jika ada muridnya yang nyontek waktu ulangan, jangan bilang-bilang kita bertiga (Bu Evi, Bu Layla dan saya) memang “kereng” banget waktu Ulangan. pernah juga bu Layla sampai bentrok sama guru lain karna membela idealisme yang satu itu (UAN 2007, rame juga waktu itu hehe)

Guru yang satu ini juga punya sisi keibuan yang gampang tersentuh, ceritanya anak didik Beliau ini ada masalah dengan guru lain, biasa namanya juga anak-anak, nah karena masalah itu beliau sampai menangis segala, ya mungkin membela anak-anaknya yang memang katanya tidak bersalah…huehehe sampai segitunya Neng..

Sekarang dengan rumah barunya, maaf belum sempet kesana (karena hamil) sekarang lebih deket untuk ke sekolah (dulu harus naek bis, untung ada LAPINDO jadi bisnya lewat depan sekolah, nggak jauh-jauh ya Bu) jadi sering DL (istilah kalau teman-teman mau hang out) sama teman guru lain (stelah ini saya diajak ya…kan sudah ngelahirin)

dari semua itu bu Layla juga salah satu teman yang menuntun saya dengan pikiran-pikiran dan idealismenya tentang mendidik anak. i’m proud of you, Neng, jangan sungkan-sungkan mengkritik saya dan membangun saya biar bisa jadi guru yang lebih baik, OK…

NB: Aku udah ngerasain gimana disayang suami dan iri waktu suami nyium dedek dulu bukan aku sehabis pulang kerja huehehehe…juga Narsis kayak Bu Layla.