CurHat


Senin, 27 April 2009 | 05:01 WIB

JC Tukiman Taruna

Rupanya Jawa Tengah menjadi satu-satunya pemerintahan provinsi yang ”berani” mengadakan perlawanan terhadap kebijakan pendidikan gratis.

Salah satu indikasi perlawanan itu ialah akan dipanggilnya Gubernur Jawa Tengah oleh Komisi X DPR terkait pernyataan Gubernur Jateng yang bernada tidak setuju terhadap kebijakan pendidikan (dan kesehatan) gratis. Alasannya, penggratisan ini akan membuat masyarakat kian bergantung dan dibodohi. (lagi…)

Walaupun sudah tanggal 24 Desember, karena kesibukan saya akhirnya kesampaian juga menulis tentang hari ibu.

Mungkin tradisi untuk mengucapkan selamat ke Ibu atau mencium Ibu kita bukan tradisi yang mudah, karena saya terutama tidak dibiasakan seperti anak sekarang yang selalu cium pipi mamanya, risi sekali mengucapkan selamat pada ibu apalagi mencium beliau.

tetapi saya berusaha membuat resolusi dengan segenap hati mengkoreksi diri untuk lebih berbuat baik pada Ibu, pada teman perempuan, pada wanita setiap wanita yang saya jumpai. seperti apapun dia, saya berusaha lebih sabar dan wise.

Di sekolah saya, tidak seperti biasa setelah upacara menyambut hari ibu anak-anak memilih guru favorite mereka. dari ibu guru yang ada. dan yang lebih mengharukan adalah petugas upacara yang semuanya dari teman-teman guru perempuan saya…terharu deh. contoh yang baik sekali untuk anak-anak.

dan semua kegiatan itu ditutup dengan puisi juga do’a yang mengharu biru, jadi ingat Ibu, Bima yang masih kecil (apakah nanti juga mau mencium saya dan mengucapkan I Love U Mom?? ), ingat mertua, sahabat saya yang sudah jadi ibu, perjuangan saya hamil melahitkan dan merawat bima sampai 7 bulan ini, juga tentu saja perjuangan Ibu saya waktu hamil, melahirkan dan mengurus saya.

Ah tiada yang bisa membalasnya selain Allah.

teruntuk IBU-IBU dimanapun berada, kaum perempuan SELAMAT HARI IBU, Jadiukan hidup kita lebih bermakna dan tanpa meninggalkan kodrat kita sebagai pendidik generasi muda nomor 1.

Apa sebaiknya BBM nggak usah turun? jadi nanti waktu minyak dunia naek beberapa barel, BBM tidak dinaikkan sama Pemerintah. maksudnya disamakan dulu harga nya dengan minyak dunia ya kan?

just idea…:)

GIMANA MENURUT ANDA? SODARA-SODARA?

Askum…hai readers

2 bulan yang lalu aku dengan suami lagi jalan ke mall, biasa lagi hunting buku. setelah cari sana-sini, hatiku terpesona dengan buku yang dikarang oleh Asma Nadia, yang berjudul “Catatan hati seorang istri, Catatan hati Bunda dan Karena Aku Cemburu”.

2 Buku pertama aku beli sendiri dan Buku yang terakhir suamiku menghadiahkannya untukku sebagai kado Ultahku.

“Cerita Hati Seorang Istri” menceritakan tentang problem yang banyak sekali di alami istri-istri selama ini, dan sekarang sedang ngetrend “SELINGKUH dan POLIGAMI” di situ juga di bahas tentang ke-SETIA-an seorang istri ataupun SUAMI. ada beberapa kata-kata dan pengalaman hidup yang bisa aku buat pegangan dalam menjalani bahtera rumah tangga (masih awam banget). salah satu hal yang aku simpulkan “seperti apapun suami kita, alimnya, tekunnya pada Allah bukan berarti mereka tidak pernah salah. menyikapi kesalahan suami dengan bijak sangat perlu, dan janganlah menjadi istri yang terlalu lemah (jika suami sangat tidak bisa di “ampuni” lagi :) )

“Cerita hati Bunda” sangat menyentuh sekali, itu memotivasi aku untuk mencurahkan segala kemampuan dan rasa dalam emndidik anak. Asma menggambarkan bagaimana Mereka (Asma dan Bang Isa) menyikapi jika anak sedang sakit, nakal, menyikapi mereka yang sulit makan, menyikapi sifat egois atau ketidak sportifan anak-anak, menyikapi orang tua lain yang tidak percaya akan kemampuan anak kita, memberikan dukungan, memotivasi anak, mengarahkan anak dengan baik. dan semua itu sangat membantuku dan suami.

dan buku yang terakhir ” Karena Aku Cemburu” itu mengajarkan aku untuk memenej cemburu agar lebih indah, juga mengajari para suami agar menyikapi dengan bijak jika istri sedang dilanda cemburu.

bukankah pengalaman hidup orang lain itu bisa menjadi pengalaman juga untuk kita, biar lebih bijaksana dan tahu bagaimana jika nanti itu terjadi pada hidup kita (tapi aku berharap yang positif aja loh :) )

Note : Suami harus baca juga, biar smaa-sama tahu (itu kebiasaan aku jika ada buku bagus. suami harus baca juga)

okey readers…selamat mencoba deh…eh Membaca. :) dijamin bagus banget (Teh Asma Tak bantuin promosi ya…)

“Alah tulisan gini aja kok ya dimasukin BLOG, gak Mutu gini”

yang punya Blog kebetulan saya, ya cuma bisa senyum saja. “itu bukan tulisan tapi cuma Curhatan saya, coretan dari kilasan pikiran atau hati saya yang sedang ruwet”

mungkin ada orang-orang di luar sana yang pernah ngomong seperti itu sengaja maupun tidak, mungkin juga heran dengan kesemrawutan coretan saya. itu WAJAR, manusiawi sekali, seperti kalo kita melihat ada orang aneh di jalan tiba-tiba dengan refleks mulut kita berkomentar. wajar saja.

MARAH?!! mengapa harus marah…dengan blog ini walaupun jelek dan kurang bermutu saya bisa mengungkapkan isi hati, saya bisa jauh dari stress dengan nulis di blog ini, saya jadi stabil. :) kalo sedang marah-marah saya buka blog nulis, atau liat komentar temen-temen, hilang marah, saya jadi kembali TENANG.

bagi saya BLOG adalah sarana untuk menghilangkan stress selain untuk manfaat yang lain. saya setuju dengan Mbak ASMA NADIA di bukunya yang berjudul “Catatan Seorang Istri” bahwa sudah saatnya istri itu belajar nulis, belajar menumpahkan segala keruwetan ngasuh anak, keruwetan bekerja, masalah dengan suami dan masalah lain. baik itu di Blog atau Diary konvensional (Buku).

Saya yakin dengan menulis (walaupun jelek), hati kita akan plong…

selamat menulis IBU-IBU :)

Walah ana-ana wae

Salam Readers…(kayak yang baca blognya banyak wae :) )

Adik saya yang kerja di Langsa – Aceh baru datang, Id Fitri kemarin nggak pulang karena biasa BBM naik, Pesawat naik tapi gajinya nggak naik, so…nggak bisa pulang dulu. “Lagian masih ada yang harus diurus di JAKARTA, daftar ualang kuliah dulu baru pulang” ya udah….

Sore hari, sambil menikmati jajanan yang dibuat ibu, saya dan adik ngobrol disamping rumah. tiba-tiba dia nyeletuk “Aku takut cukur rambut di Jakarta Neng”

“Loh, Kenapa”

“takut ketularan AIDS tuh”

“hah, kok gitu?”

“Lah iya to, soale waktu aku kuliah dulu (D3 sekarang baru bisa nerusin S-1) sering banget nek cukur itu leherku TERGORES pisau cukurnya”

“wah…iya tuh”

“makanya, da berapa kali aku kena pisau yang nggak disterilkan Neng”

“iya ya, orang kena AIDS sekarang makin banyak, iya nek orang nya tau dia kena AIDS jadi nggak sembarangan cukur ditempat umum, resiko banget tuh, tapi kalo nggak sadar gimana? Oh ya gini aja cukur di SALON TERKENAL aja dhek”

“Wah malah banyak tuh kayaknya yang kena..haha”

“betul juga ya…jadi gimana”

“ya nggak tau”

“alah tenang aja, sekarang nggak bakalan kena AIDS kok, cukurmu kan udah 5 tahun dari sekarang, harusnya kalo kena AIDS berarti ya udah berdarah-darah tuh”

“wah bener juga Neng”

Huah…dasar obrolan yang ANEH, tapi kita mesti waspada juga loh, karena AIDS sudah menyebar kemana-mana dan tukang cukur dengan pisau cukur yang gede itu nggak pernah berusaha mensterilkannya dan keliatannya cuek-cuek aja tuh dia…:)

Alhamd ya Ind kan cewek jadi resiko tergores tukang cukur dikit…hati-hati para PRIA…:)

HAHAHAHA

Hai Readers…

Sebelum mulai menulis lagi dan sebelum syawal habis :) Ind mengucapkan MINAL AIDIN WAL FAIZIN MOHON MAAF LAHIR BATHIN

2 Bulan ini mungkin adalah bulan penuh SENSASI bagi Ind, pertama karna ind suka banget deh …

Yang ke 2?!…BIM sakit 2 kali berturut-turut….

Yang Pertama Kronologinya begini…setelah Bim dapat DPT 2 di Posyandu, Bim Panas. Ind pikir biasalah, wong yang imunisasi pertama juga dia panas, kemudian minum obat udah Bim sudah sehat lagi. tapi ini beda, sebagai ibu baru Ind jadi begitu paranoid…panas Bim 38 lebih, dan tidak turun-turun…dengan kekhawatiran yang besar Ind ke dokter, dan Alhamd Bim sudah sedikit reda demamnya.

Sehari sudah berlalu Panas Bim sudah mulai normal kembali, 36,4 Alhamd. tapi SENSASI lain muncul…loh tubuh Bim kok merah-merah ya…O, kan lagi panas banget nih, pasti ga tahan panas jadi muncul ruam-ruam gitu…”keringet buntet” kata orang tua, sehari dua hari berlalu badan Bim tambah banyak merahnya, padahal semua bedak dan sabun antiseptik sudah Ind coba, Aduh…Paranoid + khawatir lagi deh…

Jadi ceritanya Bim kembali lagi ke dokter…”Alergi Buk” alergi apa dok? Ind tidak mengganti susu, kalo bedak diganti tapi masak separah ini?, Ind juga tidak alergi pada makanan (kalau cuaca ya…kalo dingin suka BIDURAN)…wah-wah kembali Ind khawatir lagi. ya udah Bim kembali minum obat untuk alergi + bedak Burtalk nya.

sehari, dua hari lagi Ind dan suami menunggu kemerah-merahan tubuh Bim tidak juga hilang Obat sudah mulai habis.wah penyakit apa sih, bandel banget. Kemudian atas saran Ayah, maka Ind kembali ke dokter lain cari second opinion, hehe Alhasil Bim kena penyakit CAMPAK atau orang-orang nyebutnya GABAK. Allah…Ada yang bialang Gabak itu bahaya kalau tidak keluar, jadinya Ind makan kupang dan semua makanan yang memicu biar Gabak mau keluar dari Bim. Alhamd 2 hari kemudian Bim sehat dan kulitnya meski belum sembuh bener tapi sehat.hehe

Id Fitri Berlalu dengan Gembira, maka Tibalah SENSASI yang lain…

IND ULTAH…itu SENSASI yang lain dan Suami memberikan kejutan yang manis dan indah banget (Suami tipe yang tidak Romantis dan tidak suka kejutan :) maaf ya Honey) 28 tahun sudah tapi kok ya ngambekan hehe dan banyak sekali di ULTAH Ind ini revolusi yang mesti di Buat (bisa nggak ya) satu lagi akhirnya suami setuju dengan menguras tabungan kita beli LAPTOP sodara-sodara…menurut orang-orang mungkin alah murah tetapi menurut Ind itu exlusif banget. Semoga mengajar bisa lebih optimal denga laptop itu (nggak nunggu laptop sekolah yang sering g lari ke sana kemari hehe)

SENSASI berikutnya Bim sakit lagi…Allah, Anakku ini disayang Tuhan banget ya…Rahasia ya sodara-sodara Bim kalau sakit tidak pernah nangis meronta gitu, dia tetep senyum walau kadang terpaksa dan males banget. dulu sakit Gabak yang guatel banget aja dia masgsih bisa ketawa padahal ibunya kalau Biduran nangis (dasar cengeng). sekarang ini pun dia puanas banget masih juga sempet-sempetnya tengkurap, balik lagi, njerit-njerit, tapi kemudian muntah, ngeringik karena sakit perutnya.

Dua Dokter sudah Ind coba dan sampai hari ini Ind nulis di Blog Bim masih sakit, masih panas masih muntah walau belum sering dan 4 hari Ind sudah nggak ngajar…kata dokter Bim terkena INFEKSI USUS, dokter suruh minum ASI saja tanpa susu lain. karna Ind kerja di beri alternatif susu LLM, tapi tetap saja masih muntah. ..mungkin harus ke dokter ke 3 ya…??!!

SENSASI lainnya….NUPTK akhirnya masuk juga tapi terlambat deh…nggak bisa dapat Tunjangan Profesi hahaha….

Ind mesti ngeliat Bim, dia lagi tidur tadi…

Tuk’s semua temen BLOG Ind…HOIIII, Askum…Ind kembali….

Assalamualaikum…

waduh kayaknya blog saya bakalan tutup deh…habis saya jadi mbeler online, g diupdate2.

takutnya lagi kehilangan temen-teman yang sudah sering nyambangi blog saya dan membuat saya jadi lebih giat menulis.

tuk Cak Nun… “saya ini masih GTT loh pak, jadi masih jauh untuk sertifikasi apalagi jadi kepsek..hehe, jadi wali kelas aja belum pernah, saya sibuk “nggarap” KARTU PELAJAR dan KARTU PERPUS anak-anak, lumayan mbulet, makasih kalo tidak Cak Nun ingatkan saya udah lupa punya blog he”

tuk Pak Heri “Maaf belum bisa hubungin jenengan, afwan…”

tuk anak-anakku kelas 3 “materi yang lain bunda pending dulu ya Nak!!! oh ya..sebentar lagi Insya Allah bunda bikin milis khusus SMIPOR, yang alumni gabung juga ya…kita share bareng2″

tuk temen blog yang laen maaf, belum bisa blusukan di blog sampeyan2…sibuk..sibuk…sibuk

Walau telat…mohon maaf nggeh Da Ramadhan….

kita ketemu lagi setelah id fitri…insya Allah

Askum Everybody

aduh…lagi sibuk…!!!

sibuk ngajar, tugas guru sekarang kan buanyak banget, selain of course ngajar gitu. buat RPP lah, Promes lah, Prota lah, tapi ujung-ujungnya ngajarnya ya gitu-gitu aja…ya kan??? ayo ngaku…:)

sibuk ngurusin LAB KOMP yang baru aja jadi dan baru aja dipake….jaringannya masih sering trouble, yang sana bisa yang sini nggak bisa, ya jadinya disana susah di sini susah…:)

sibuk mbuat soal untuk anak-anak yang mau ulangan harian 1, ya mesti loh kan dikumpulin di URKUR, bisa-bisa dapat pelototan dari Miss URKUR yang CAEM2 itu :)

sibuk ngurus anak, tapi yang ini dengan gembira dan senang hati (bukannya yang lain tidak, tapi ya kadang jenuh aja :) )

aduh…nggak ada ide…!!!!

BTW,

ehem…eheeeeeem balik buat Mr Heri, Saya iri istrinya dipajang terus di header BLOG’e…. :)

buat mas Fisha17 masih tetep 17 kan…. Agustus nggak??? MERDEKA….screenshot nya sudah ada tuh di puisi laen, takutnya nanti yang laen BOSEN :)

Mas Johan….Mau Beli ta???   :)

semua temen-temen nge-BLOG thx ya

Aduh…!!!

lembur lagi nih… :)

Hadapi dengan Senyuman aja lah…

hai readers, tulisan ini aku nukil dari majalah kesayangan aku yang baru ALIA

“tidak sedikit perempuan merasa tertekan, bahkan terjajah, oleh berbagai tuntutan lingkungan agar tampil cantik sesuai dengan ukuran-ukuran tidak masuk akal. dalam banyak hal, penjajahan terhadap seorang perempuan diawali dari masa kecilnya, dalam pengasuhan ibunda yang juga terkungkung oleh ukuran-ukuran kecantikan yang sama. dalam kondisi ini, seorang perempuan seakan bisa mengatakan, “Ibuku tersiksa dirinya, maka aku pun menyiksa diriku”

dari kutipan diatas bisa kita simpulkan bahwa

seorang anak perempuan bisa mempunyai kepercayaan diri yang kuat dan tidak terpengaruh dengan propaganda iklan kecantikan yang sekarang ini sedang marak di TV itu berawal dari IBU.

seorang ibu yang tidak bisa menghargai dirinya sendiri, tidak merasa puas dengan apa yang ada pada dirinya ( Baca – tidak bersyukur akan nikmat Allah) maka hal itu akan terefleksi pada ucapan dia (ibu) kepada anak perempuannya. misalnya ” aduh nak kamu kok gemuk banget” nah dari kata itu saja seorang anak bisa menjadi rendah diri. ” ah saya mengucapkannya pada dia masih kecil” misalnya, masalahnya anak waktu kecil adalah anak yang memiliki memori paling kuat, jadi dia (anak) akan membawa dalam alam bawah sadarnya komentar ibunya yang tidak mengenakkan tadi sampai dia dewasa, dan secara tidak sadar akan mempengaruhi tingkah dia dalam menilai kecantikan diri atau menilai fisiknya.

oleh karena itu, jagalah perasaan anak perempuan kita, ucapkanlah ” duhai anakku kau cantik sekali” atau panggillah dia dengan “Cantik” atau “Manisku” untuk membangun harga diri mereka bukan untuk menyanjung atau menjadikan mereka sombong.

see u next post.

Halaman Berikutnya »