Bergelut dengan MAUT

Mei 16, 2008 at 7:09 am 1 komentar

Sabtu, 10 Mei 2008

Sore yang indah, aku masih bekerja dengan komputer bututku, browsing di internet tentang TIK dan mencari coloring book untuk ponakan-ponakanku yang setiap sabtu selalu belajar dirumah ini.

tidak terasa malam kian beranjak, disamping rumahku begitu rame, ternyata ada tetanggaku yang sedang punya hajat, Sunatan dan ada orkesnya, wah bisa ditebak pasti banyak sekali orang yang akan lalu lalang di depan rumahku untuk menontonnya, pasti macet.

18.00 perutku tiba-tiba mules, sakit, tapi masih bisa kutahan…”Mas perutku sakit” kataku pada suami tersayang. “Perlu ke RS” katanya menyimpan khawatir, “Nggak dulu ah, biar aja aku masih bisa tahan” kujawab dengan meringis menahan sakit.

bulan sudah mengantung dilangit, suara bertabuhan dan seruling sudah terdengar, rame banget…ibuku sedang bercanda dengan adik kecilku, ayahku seperti biasa sudah ada dikamarnya, tiduran capai kerja seharian. aku dan suamiku menonton acara kesukaan di TV, perutku bertambah sakit, lalu aku kekamar mandi, eh…tiba-tiba aku nggak bisa jalan “Kenapa Ind?” Tanya ibu khawatir “Ndak papa Bu, sakit dikit” jawabku.

Hati kecilku lalu berkata “Apakah sudah waktunya? perkiraan terakhir tanggal 20 Mei sedangkan sekarang tanggal 10 Mei, wah baby ku ingin lahir waktu aku merayakan ULTAH pernikahan mungkin (Menikah tanggal 11,12,13 Mei 2007).

Malam kian larut saja, aku mencoba berbaring dikamarku, suamiku dengan setia memijit kaki dan punggungku, aku jadi sedikit damai dan sakit yang kurasakan sedikti lebih ringan.

24.00 Ayah bangun dan melihat aku kesakitan “Ayo ke RS sekarang”, “Ndak Yah, aku masih tahan” jawabku. kemudian ibu mulai menyiapkan segalanya, tas untuk dede’, untuk aku, rumput fatimah, buatin aku teh, sedangkan aku masih kesakitan dan suamiku pun masih dengan setia dengan “Kusukannya”.

03.00 dinihari hari minggu, aku kekamar mandi, tiba-tiba kaluar darah dari Lubang peranakanku, “Bu keluar darahnya, ayo ke RS” kataku pelan. Ayah bangun dan menyiapkan kendaraan. maka berangkatlah aku pada waktu semua orang sedang bertahajjud ke RS Pusdik Porong.

“Bu sudah pembukaan 3″ kata seorang suster, mungkin minggu pagi jam 09.00 adiknya sudah lahir.”Alhamdulillah” aku dan ibu juga suamiku lirih berkata. sakit terus semakin sering kurasakan, aku cuma bisa berdzikir “Allah, Tiada kekuatan selain yang engkau berikan, lancarkanlah jalanku, Allah, berilah kekuatan dan kemudahan”.

Entry filed under: CurHat. Tags: .

Menjadi Ibu Bergelut dengan MAUT (2)

1 Komentar Add your own

  • 1. Sheem  |  Mei 19, 2008 pukul 2:30 pm

    Wa ha ha… Kupret irunge mblesek bo’ (salahkan bpkmu akan bentuk hidungmu! Ha3)…. Tp lucu bngt koyo bapa e,.. Nek umur 3 th, ngadek ae nang sampinge bpke, pasti jarene wong2 sak umuran, soale gedene podo! Ha3 (mode Pahlawan Bertopeng, ON)…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


About This Blog

Assalamualaikum Blog ini aku persembahkan untuk murid-muridku, Belajar TIK dari sini ya NAK!! untuk orang diluar sana yang suka PUISI, dan untuk mengembangkan karya-karya “mungkin” terbaikku selamat menikmati Wassalam

Ayat Al-Qur’an

Mei 2008
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Yang Lagi Ngintip BLOG q

Kategori

Blog Stats

  • 51,557 pengunjung

Kabupaten Sidoarjo

sidoarjo1

Ayo Berbagi

&quotIndonesians’

movie1tu2 smp-banner

Ngenet?? Ya Speedy Aja Kalee

Speedy

Speedy


%d blogger menyukai ini: