Saat Kerinduan Membuncah

Mei 26, 2008 at 4:12 am 1 komentar

Saat kerinduan membuncah, hati ini selalu mengatakan

“Biarkan dia menyeruak direlung-relung jiwamu, dilabirin jantungmu, mengetuk lembut hatimu”

Saat kerinduan telah menyeruak direlung-relung jiwamu, dilabirin janutngmu, mengetuk lembut hatimu, NIKMATILAH….

Rasakan kelembutannya, kesyahduannya, keheningannya, keindahannya…

Biarkan jiwamu menari mengikuti ritmenya…

menarilah…bebaskan hatimu yang terisi kerinduan…

Bebaskan jiwamu yang menggelepar oleh kerinduan…

Bebaskan pikiranmu yang terisi penuh dengan gambar wajahnya yang terindukan…

bebaskan….semuanya.

Entry filed under: PUISI. Tags: .

Sabar itu Indah Keraguan akan Dia

1 Komentar Add your own

  • 1. Cekikiiiik.........  |  Mei 28, 2008 pukul 1:12 am

    Bunda, puisinya bagus tapi foto yang di pajang kok kucing……..

    wah jadi g meching …………….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


About This Blog

Assalamualaikum Blog ini aku persembahkan untuk murid-muridku, Belajar TIK dari sini ya NAK!! untuk orang diluar sana yang suka PUISI, dan untuk mengembangkan karya-karya “mungkin” terbaikku selamat menikmati Wassalam

Ayat Al-Qur’an

Mei 2008
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Yang Lagi Ngintip BLOG q

Kategori

Blog Stats

  • 51,557 pengunjung

Kabupaten Sidoarjo

sidoarjo1

Ayo Berbagi

&quotIndonesians’

movie1tu2 smp-banner

Ngenet?? Ya Speedy Aja Kalee

Speedy

Speedy


%d blogger menyukai ini: