Pagi itu Rasa Syukur itu Hilang

Januari 14, 2009 at 6:56 am 4 komentar

Pagi ini cerah sekali, Vacha sudah janji dengan suami akan menemani dia ke kondangan teman ngajarnya di masjid Akbar di Surabaya….

Vacha sudah siap-siap keluar rumah dan tiba-tiba “Mana Sendalku” ujar Vacha dengan kerasnya, “Loh tadi dipakai adikmu Belanja Cha” dari dalam rumah Ibu menjawab teriakan Vacha…

Sial…trus gimana harus ke kondangan, sendalpun cuma ada 1 yang bagus…Vacha geram setengah mati. suaminya yang tidak tahu apa-apa cuma bengong.

Dengan mengomel tak ada habisnya vacha pun berangkat naik sepeda motor dengan sang suami. terpaan angin pagi dan derunya mesin jalanan tidak membuat Vacha melupakan kejadian itu, sepanjang jalan Vacha ngomel terus, tak luput sang suami yang sudah berhati-hati mengendarai motor pun ikut diomelin. ‘yang enak dong nyetirnya mas, jangan cepet-cepet”, “aduh mas ini, bisa nggak sih cari jalan yang mulus” …

Vacha yang masih saja dongkol dengan adiknya, dengan lirih berkata “coba mas kita punya duit banyak, bisa beli sendal bagus, baju bagus, punya mobil, punya rumah”.

dan suaminya cuma tertawa…”Sayangku, kenapa melihat yang atas saja, ingat ya…syukur, biar tidak di azab Allah”.

“Loh aku kan cuma berharap, masak ndak boleh”

“boleh saja, tapi jangan seperti prostes pada Allah, jangan menjadi tidak qonaah, jangan sampai Allah murka pada kita hanya karena sendal, baju, rumah dan mobil yang tidak berharga di dunia ini”

Vacha tiba-tiba terdiam, “Ya Allah” teriak dia spontan…kemudian dia berhenti ngomel dan terdengan lafaz lirih dari mulutnya yang mungil, Astaghfirullah…

Sang suami hanya tersenyum dan berkata sambil mengedipkan sebelah matanya “Nah gitu dong istri ku tercinta”

Tiba-tiba…”Eh mas ati-ati jangan meleng aja dong masak aku mau ditabrakin sih”

Sang suami Tertawa keras sekali …

Entry filed under: Pengalaman. Tags: .

Palestina Tersenyum Mengenal Komputer

4 Komentar Add your own

  • 1. caknun  |  Februari 7, 2009 pukul 7:35 am

    Assalamualaikum, saya berkunjung lagi ke sini setelah lama tidak kontak. Syukur masih punya sandal, yang nyeker masih banyak. Syukur naik motor, yang ngontel atau naik mikrolet masih banyak. Monggo kulo aturi mampir teng blog kulo. wass.

    Balas
  • 2. hmcahyo  |  Februari 14, 2009 pukul 8:38 am

    mamapir ajašŸ˜€

    Balas
  • 3. vini  |  Maret 13, 2009 pukul 4:37 am

    numpAng…..
    ajah.. bunD….aaaanya…. anak” yang narSis
    smoga menjadi ibu yang baik untuk anak serta anak” di skul..

    Balas
  • 4. high desert  |  Maret 16, 2009 pukul 4:27 am

    ngintip aja, eh ada tulisan menarik.

    thanks

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


About This Blog

Assalamualaikum Blog ini aku persembahkan untuk murid-muridku, Belajar TIK dari sini ya NAK!! untuk orang diluar sana yang suka PUISI, dan untuk mengembangkan karya-karya ā€œmungkinā€ terbaikku selamat menikmati Wassalam

Ayat Al-Qur’an

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Yang Lagi Ngintip BLOG q

Kategori

Blog Stats

  • 51,511 pengunjung

Kabupaten Sidoarjo

sidoarjo1

Ayo Berbagi

&quotIndonesiansā€™

movie1tu2 smp-banner

Ngenet?? Ya Speedy Aja Kalee

Speedy

Speedy


%d blogger menyukai ini: