Ayah, Menentukan Kualitas Anak

Mei 6, 2009 at 1:53 pm Tinggalkan komentar

Seorang ayah dapat menjadi model bagi anak-anak mereka, mencontoh perilaku ayah itulah yang sering dilakukan anak-anak. Namun tidak selamanya seperti itu, bisa saja sang anak meniru perilaku buruk ayahnya.

Apa pun jenis kelamin anak, ayah adalah model terdekat bagi mereka. Sikap dan perilaku ayah terhadap rumah, keluarga dan orang lain terekam dengan kuat dalam memori anak. Dibanding anak perempuan, ternyata anak laki-laki lebih senang mencontoh perilaku ayah mereka.

Seorang ayah yang bermalas-malasan, memberi catatan pada anak laki-laki untuk juga bersikap demikian. Namun, pada anak perempuan akan lahir pemahaman negatif tentang laki-laki. Dia akan berkesimpulan bahwa sifat laki-laki adalah suka bermalas-malasan!

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menjadi ayah yang baik bagi anak-anak, diantaranya :

Perlakukan ibu dari anak-anak dengan baik
Menjaga keutuhan pernikahan dan rumah tangga, mendengarkan pendapat istri dan menanggapi kebutuhannya merupakan manifestasi dari perlakuan baik terhadap ibu dari anak-anak. Anak mengamati, dan kemudian membentuk perilaku dan pola pikir tentang menghargai pasangan.
Peka terhadap kondisi rumah
Perhatikanlah hal-hal kecil yang ada disekitar rumah. Jangan sampai istri atau anak Anda mengingatkan untuk hal-hal kecil yang sebenarnya Anda sudah mengetahuinya namun belum berbuat sesuatu terhadap hal tersebut.
Luangkan waktu bersama anak
Cara seorang ayah menggunakan waktu luangnya memberi pemahaman pada anak tentang hal penting dalam hidup ayah. Bila ayah menggunakan waktu luangnya bersama anak, anak akan paham bahwa ia penting dalam kehidupan ayah. Bila ayah asyik bermain sendiri, anak menafsirkan bahwa ayah mementingkan dirinya sendiri.
Menjadi seorang ayah memang memerlukan proses yang panjang, diawali sejak masa kanak-kanak. Ayah yang santun, menghargai istri dan anak-anak, peduli urusan rumah, dan sadar bahwa perilakunya menjadi teladan bagi anak-anak mereka tidak terbentuk begitu saja ketika ia sudah jadi ayah.

Berikut kelanjutan dari artikel sebelumnya.

Komunikasi dengan anak
Umumnya ayah hanya mau bicara dengan anak bila anak melakukan kesalahan. Cobalah untuk membiasakan berkomunikasi dengan anak serta dengarkan ide serta masalah yang mereka miliki.
Jadilah guru bagi anak
Ajarkan hal baik dan buruk pada anak-anak. Dengan demikian, mereka akan membuat keputusan yang baik untuk dirinya.
Disiplinkan anak dengan cinta
Anak butuh bimbingan dan teladan, bukan ‘cuma’ hukuman. Tunjukkan tentang dampaknya bila anak tidak disiplin, tetapi tidak dengan menghukumnya.
Sediakan waktu untuk makan bersama
Makan malam bersama, misalnya, dapat Anda jadikan kesempatan untuk mendengarkan hal-hal yang dilakukan anak sepanjang hari.

Mulailah sedari sekarang untuk menjadi model terbaik bagi anak-anak Anda. Bagaimana?

diambil dari pembelajaran-anak.blogspot.com

Entry filed under: TIK kelas 1. Tags: .

10 Cara Agar Anak Cinta Buku MENGASAH KECERDASAN SOPAN SANTUN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


About This Blog

Assalamualaikum Blog ini aku persembahkan untuk murid-muridku, Belajar TIK dari sini ya NAK!! untuk orang diluar sana yang suka PUISI, dan untuk mengembangkan karya-karya “mungkin” terbaikku selamat menikmati Wassalam

Ayat Al-Qur’an

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Yang Lagi Ngintip BLOG q

Kategori

Blog Stats

  • 51,557 pengunjung

Kabupaten Sidoarjo

sidoarjo1

Ayo Berbagi

&quotIndonesians’

movie1tu2 smp-banner

Ngenet?? Ya Speedy Aja Kalee

Speedy

Speedy


%d blogger menyukai ini: